Minggu, 02 Maret 2014

TUGAS KKPI SEMESTER 8



PT. CAHAYA FOOD


A.     TENTANG PERUSAHAAN
PT. FOOD merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan khususnya pengolahan daging. Perusahaan ini teletak di kota di daerah kawasan industri Temanggung tepatnya di jalan gadjah mada no.45.
Perusahaan ini berdiri sejak tahun 2001,dan telah mengalami perkembangan pesat,dan ada produk olahan yang telah diekspor ke luar negeri yaitu di Negara-negara di daerah asia tenggara.
Perusahaan ini melakikan produksi dengan menggunakan daging yang impor dari australia,karena kualitasnya yang terjaga dan tidak berubah ubah.
             
B. QUALITY CONTROL
Pengujian kualitas produk akhir meliputi warna, bau dan rasa normal sesuai selera konsumen, ukuran dan berat masing-masing produk seesuai standar, kemasan produk tidak bocor, label pada kemasan terpasang dengan tepat, dilakukan analisa mikrobiologi yang meliputi pengujian TPC (Total Plate Count), E. Coli (golongan Coliform). Produk tersebut kemudian disimpan di dalam gudang baik gudang chiller maupun gudang  frozen. Yang diamati adalah apakah terjadi kerusakan secara fisik seperti terjadinya lender dan kebocoran kemasan dll.
Pengawasan yang dilakukan dalam gudang antara lain :
1.       Penumpukan tidak boleh terlalu banyak maupun terlalu tinggi (maksimal 5 pack untuk kemasan 1.0 Kg, 10 pack untuk kemasan retail pack Hal ini dilakukan agar kerusakan dapat diatasi dan sirkulasi udara dingin dapat lebih merata.
2.       Penumpukan harus rapi dan teratur agar ruangan-ruangan dapat memuat produk sesuai dengan kapasitasnya. Setiap tumpukan terdiri dari 1 jenis produk sehingga akan memudahkan dalam pengambilannya.
3.       Suhu dan kelembaban ruangan harus selalu terkontrol.
4.       Waktu penyimpanan harus diketahui
5.       Cara pengambilan dilakukan dengan system FIFO (First In First Out).
Produk yang mengalami kerusakan digolongkan menjadi 3 macam yaitu :
1.       Produk Repack
Yaitu hanya mengalami kerusakan kemasan (bocor, kemasan tidak rapi, dll) tetapi produk tidak mengalami kerusakan. Produk yang mengalami kerusakan kemasan ini biasanya berair. Penanganan yang dilakukan adalah dengan mengganti kemasan yang bocor dengan kemasan yang baru dan sebelumnya produk dicelupkan dalam larutan desinfectan (food grade).

2.       Produk Rework
Yaitu produk yang mengalami kerusakan tapi masih bisa diproduksi lagi. Produk dikatakan rework bila tidak memmenuhi standar berat dan panjang, ukuran tidak seragam, warna tidak merata, cacat, berair tetapi masih utuh dan dapat diproduksi lagi (belum ada perubahan rasa).
3.       Produk Out (Rusak parah)
Yaitu produk yang mengalami kerusakan dan tidak bisa dikonsumsi lagi sehingga harus dibuang. Produk dikatakan out bila produk busuk, berbau dan berasa asam serta berlendir atau berjamur. Penanganan yang dilakukan adalah dengan membuang produk tersebut dan digolongkan dalam limbah padat. 

                             C. PENGOLAHAN LIMBAH

          Limbah merupakan bahan yang dihasilkan oleh suatu industri atau pabrik selain produk utama. Penanganan yang dilakukan mencakup pengolahan dan pemantauan lingkungan perusahaan. Pengelolaan lingkungan dimaksudkan untuk mengendalikan system pengelolaan limbah sisa produksi dengan baik dan benar sehingga limbah tersebut tidak berbahaya dan tidak berpengaruh buruk bagi masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan. Limbah yang dihasilkan PT.CAHAYA FOOD digolongkan menjadi 3 macam yaitu :
1.       Limbah Padat
Limbah padat yang dihasilkan berupa sisa-sisa potongan daging, plastic dan kardus bekas pengemas daging dan bahan lain. Penanganan yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan limbah tersebut ke dalam keranjang sampah yang telah disediakan di ruang produksi.
Limbah-limbah tersebut kemudian dipisahkan menurut jenisnya.dan  dikumpulkan menjadi satu pada tempat sampah yang terletak di halaman depan dan akan diambil oleh petugas dari Dinas Kebersihan.

2.       Limbah Cair
Limbah cair yang dihasilkan berasal dari sisa-sisa cairan pada saat proses berlangsung dan air bekas cucian mesin atau peralatan dan lantai. Penangan yang dilakukan untuk menangani limbah cair tersebut adalah dengan mengolah limbah tersebut menggunakan Lumpur aktif yang hasilnya berupa air bersih untuk kolam ikan. Adapun proses penanganannya adalah :
a.       Limbah cair yang berasal dari ruang produksi dialirkan melalui lubang-lubang pembuangan yang dilengkapi dengan ember yang telah dilubangi agar air bisa lolos dan limbah padat yang berukuran bear akan tersaring. Limbah cair dan padat yang berukuran kecil dialirkan melalui selokan-selokan ke bak pengontrol.
b.      Pada bak pengontrol, limah padat yang berukuran kecil diendapkan dan limbah cairnya akan ditampung. Di atas bak pengontrol diletakkan saringan yang mempunyai lubang dengan diameter kecil. Tujuannya untuk menyaring limbah padat yang tidak tersaring atau yang lolos pada saringan ember. Air dalam bak pengontrol kemudian ditambahkan NaOH dan diaduk. Penambahan NaOH bertujuan untuk mengatur pH menjadi 8-9 dengan tujuan agar Lumpur aktiv (sludge) dapat bekerja aktif.
c.       Dari bak penampung cairan limbah kemudian dialirkan melalui pipa mesin penyedot ke tangki I dan II. Tangki ini mempunyai fungsi yang sama yaitu tempat aerasi dan pengendapan. Pada tangki tersebut juga ditambahkan lumpur aktif sebanyak 30% dari volume tangki yang mengandung bakteri pengurai sehingga mempercepat proses pengendapan. Pada tangki ini juga terjadi pengadukan dengan cara memberikan aerasi yang dipompakan dari mesin kompresor sehingga bakteri pengurai dapat bekerja secara efektif. Proses pengendapan ini membutuhkan waktu 4-5 jam.
d.      Dari tangki I dan II limbah cair yang agak jernih dialirkan ke tangki III yang berfungsi untuk mengendapkan sisa lumpur yang masih terbawa air dari tangki I dan II.
e.      Setelah dari tangki III limbah dialirkan ke tangki IV yang berisi arang aktif, kerikil dan pasir sebagai penyaring  kotoran yang halus dan tidak terlihat serta untuk menyaring bau. Air yang keluar dari tangki ini sudah jernih dan dialirkan ke kolam ikan yang berfungsi sebagai indicator kebersihan limbah. Dan akhirnya akan keluar ke selokan indicator kebersihan limbah. Dan akhirnya akan keluar ke selokan indicator kebersihan limbah. Dan akhirnya akan keluar ke selokan-selokan sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan. Pemantauan limbah dilakukan setiap hari meliputi kadar DO, COD, dan pH untuk mengetahui apakah air limbah tersebut layak untuk dibuang. Adapun laporannya dapat dilihat pada lampiran 11.. Untuk lebih jelasnya proses penanganan limbah cair dampat dilihat pada gambar di bawah ini.

                              






                        D. TENAGA KERJA

Hari kerja di perusahaan adalah 6 hari dalam satu minggu dengan 7 jam kerja per hari kecuali hari Sabtu. Lebih dari jam kerja dihitung sebagai kerja lembur dengan pemberian upah sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain mendapat gaji, karyawan juga mendapatkan fasilitas tunjangan kesehatan, tunjangan hari raya dan perlengkapan kerja yang wajib dipakai pada waktu kerja serta mendapat makan siang untuk semua karyawan.
Jumlah karyawan pada akhir Desember 2013 adalah sebanyak100.Tingkat pendidikan karyawan bervariasi, tingkat SLTA,SLTP,danSMA/SMK/Sederajat.

  

E. PRODUK HASIL OLAH DAN SARARAN PASAR
 
           Produk hasil olahan di PT.CAHAYA FOOD adalah sosis sapi dan sosis ayam (produkutama) dan ada produk lain seperti,kebab,burger,smoke beef,bakso,pastrami,serta masih banyak lagi,yang kesemuanya adalah produk olahan daging.
          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Free Music Sites
Free Music Online

free music at divine-music.info

Blogroll

About