PT. CAHAYA FOOD
A. TENTANG
PERUSAHAAN
PT.
FOOD merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang
pengolahan makanan khususnya pengolahan daging. Perusahaan ini teletak di kota
di daerah kawasan industri Temanggung tepatnya di jalan gadjah mada no.45.
Perusahaan
ini berdiri sejak tahun 2001,dan telah mengalami perkembangan pesat,dan ada
produk olahan yang telah diekspor ke luar negeri yaitu di Negara-negara di
daerah asia tenggara.
Perusahaan
ini melakikan produksi dengan menggunakan daging yang impor dari
australia,karena kualitasnya yang terjaga dan tidak berubah ubah.
B. QUALITY
CONTROL
Pengujian
kualitas produk akhir meliputi warna, bau dan rasa normal sesuai selera
konsumen, ukuran dan berat masing-masing produk seesuai standar, kemasan produk
tidak bocor, label pada kemasan terpasang dengan tepat, dilakukan analisa
mikrobiologi yang meliputi pengujian TPC (Total
Plate Count), E. Coli (golongan Coliform). Produk tersebut kemudian
disimpan di dalam gudang baik gudang chiller
maupun gudang frozen. Yang diamati adalah apakah terjadi
kerusakan secara fisik seperti terjadinya lender dan kebocoran kemasan dll.
Pengawasan
yang dilakukan dalam gudang antara lain :
1.
Penumpukan
tidak boleh terlalu banyak maupun terlalu tinggi (maksimal 5 pack untuk kemasan
1.0 Kg, 10 pack untuk kemasan retail pack Hal ini dilakukan agar kerusakan
dapat diatasi dan sirkulasi udara dingin dapat lebih merata.
2.
Penumpukan
harus rapi dan teratur agar ruangan-ruangan dapat memuat produk sesuai dengan
kapasitasnya. Setiap tumpukan terdiri dari 1 jenis produk sehingga akan
memudahkan dalam pengambilannya.
3.
Suhu dan kelembaban ruangan harus selalu
terkontrol.
4.
Waktu
penyimpanan harus diketahui
5.
Cara
pengambilan dilakukan dengan system FIFO (First
In First Out).
Produk yang
mengalami kerusakan digolongkan menjadi 3 macam yaitu :
1.
Produk Repack
Yaitu hanya
mengalami kerusakan kemasan (bocor, kemasan tidak rapi, dll) tetapi produk
tidak mengalami kerusakan. Produk yang mengalami kerusakan kemasan ini biasanya
berair. Penanganan yang dilakukan adalah dengan mengganti kemasan yang bocor
dengan kemasan yang baru dan sebelumnya produk dicelupkan dalam larutan desinfectan (food grade).
2.
Produk Rework
Yaitu produk
yang mengalami kerusakan tapi masih bisa diproduksi lagi. Produk dikatakan rework bila tidak memmenuhi standar
berat dan panjang, ukuran tidak seragam, warna tidak merata, cacat, berair
tetapi masih utuh dan dapat diproduksi lagi (belum ada perubahan rasa).
3.
Produk Out (Rusak parah)
Yaitu produk
yang mengalami kerusakan dan tidak bisa dikonsumsi lagi sehingga harus dibuang.
Produk dikatakan out bila produk busuk, berbau dan berasa asam serta berlendir atau
berjamur. Penanganan yang dilakukan adalah dengan membuang produk tersebut dan
digolongkan dalam limbah padat.
C. PENGOLAHAN LIMBAH
Limbah merupakan bahan yang dihasilkan oleh suatu industri atau pabrik selain
produk utama. Penanganan yang dilakukan mencakup pengolahan dan pemantauan
lingkungan perusahaan. Pengelolaan lingkungan dimaksudkan untuk mengendalikan
system pengelolaan limbah sisa produksi dengan baik dan benar sehingga limbah
tersebut tidak berbahaya dan tidak berpengaruh buruk bagi masyarakat di sekitar
lingkungan perusahaan. Limbah yang dihasilkan PT.CAHAYA FOOD digolongkan
menjadi 3 macam yaitu :
1.
Limbah Padat
Limbah padat
yang dihasilkan berupa sisa-sisa potongan daging, plastic dan kardus bekas
pengemas daging dan bahan lain. Penanganan yang dilakukan adalah dengan
mengumpulkan limbah tersebut ke dalam keranjang sampah yang telah disediakan di
ruang produksi.
Limbah-limbah
tersebut kemudian dipisahkan menurut jenisnya.dan dikumpulkan menjadi satu pada tempat sampah
yang terletak di halaman depan dan akan diambil oleh petugas dari Dinas
Kebersihan.
2.
Limbah Cair
Limbah cair
yang dihasilkan berasal dari sisa-sisa cairan pada saat proses berlangsung dan
air bekas cucian mesin atau peralatan dan lantai. Penangan yang dilakukan untuk
menangani limbah cair tersebut adalah dengan mengolah limbah tersebut
menggunakan Lumpur aktif yang hasilnya berupa air bersih untuk kolam ikan.
Adapun proses penanganannya adalah :
a.
Limbah cair
yang berasal dari ruang produksi dialirkan melalui lubang-lubang pembuangan
yang dilengkapi dengan ember yang telah dilubangi agar air bisa lolos dan
limbah padat yang berukuran bear akan tersaring. Limbah cair dan padat yang
berukuran kecil dialirkan melalui selokan-selokan ke bak pengontrol.
b.
Pada bak
pengontrol, limah padat yang berukuran kecil diendapkan dan limbah cairnya akan
ditampung. Di atas bak pengontrol diletakkan saringan yang mempunyai lubang
dengan diameter kecil. Tujuannya untuk menyaring limbah padat yang tidak
tersaring atau yang lolos pada saringan ember. Air dalam bak pengontrol
kemudian ditambahkan NaOH dan diaduk. Penambahan NaOH bertujuan untuk mengatur
pH menjadi 8-9 dengan tujuan agar Lumpur aktiv (sludge) dapat bekerja aktif.
c.
Dari bak
penampung cairan limbah kemudian dialirkan melalui pipa mesin penyedot ke
tangki I dan II. Tangki ini mempunyai fungsi
yang sama yaitu tempat aerasi dan pengendapan. Pada tangki tersebut juga
ditambahkan lumpur aktif sebanyak 30% dari volume tangki yang mengandung
bakteri pengurai sehingga mempercepat proses pengendapan. Pada tangki ini juga
terjadi pengadukan dengan cara memberikan aerasi yang dipompakan dari mesin
kompresor sehingga bakteri pengurai dapat bekerja secara efektif. Proses
pengendapan ini membutuhkan waktu 4-5 jam.
d.
Dari tangki
I dan II limbah cair yang agak jernih dialirkan ke tangki III yang berfungsi
untuk mengendapkan sisa lumpur yang masih terbawa air dari tangki I dan II.
e.
Setelah dari
tangki III limbah dialirkan ke tangki IV yang berisi arang aktif, kerikil dan
pasir sebagai penyaring kotoran yang
halus dan tidak terlihat serta untuk menyaring bau. Air yang keluar dari tangki
ini sudah jernih dan dialirkan ke kolam ikan yang berfungsi sebagai indicator
kebersihan limbah. Dan akhirnya akan keluar ke selokan indicator kebersihan
limbah. Dan akhirnya akan keluar ke selokan indicator kebersihan limbah. Dan
akhirnya akan keluar ke selokan-selokan sehingga tidak berbahaya bagi
lingkungan. Pemantauan limbah dilakukan setiap hari meliputi kadar DO, COD, dan
pH untuk mengetahui apakah air limbah tersebut layak untuk dibuang. Adapun
laporannya dapat dilihat pada lampiran 11.. Untuk lebih jelasnya proses
penanganan limbah cair dampat dilihat pada gambar di bawah ini.
D. TENAGA KERJA
Hari kerja di perusahaan adalah 6 hari dalam satu
minggu dengan 7 jam kerja per hari kecuali hari Sabtu. Lebih dari jam kerja
dihitung sebagai kerja lembur dengan pemberian upah sesuai ketentuan yang
berlaku.
Selain mendapat gaji, karyawan juga mendapatkan
fasilitas tunjangan kesehatan, tunjangan hari raya dan perlengkapan kerja yang
wajib dipakai pada waktu kerja serta mendapat makan siang untuk semua karyawan.
Jumlah karyawan pada akhir Desember 2013 adalah
sebanyak100.Tingkat pendidikan karyawan bervariasi, tingkat SLTA,SLTP,danSMA/SMK/Sederajat.
E. PRODUK HASIL OLAH DAN SARARAN PASAR
Produk hasil olahan di PT.CAHAYA FOOD adalah sosis sapi dan sosis ayam
(produkutama) dan ada produk lain seperti,kebab,burger,smoke
beef,bakso,pastrami,serta masih banyak lagi,yang kesemuanya adalah produk
olahan daging.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar